0

Waroeng Nasi Puyung

Sepulang dari Gramedia Amplaz dalam rangka memanfaatkan Diskon Gramedia hari terakhir (yang gagal karena buku inceran lagi kosong), saya mampir ke sebuah warung kuliner khas Lombok bernama Waroeng Nasi Puyung di daerah Nologaten untuk memanfaatkan diskon yang lain 😛 Setahu saya makanan Lombok dan Bali itu terkenal pedas dan sebenarnya perut saya masih cupu kalau dimasuki makanan serbapedas. Tapi, berhubung belum pernah ngicip makanan dari daerah Lombok, ya hayuk aja lah.

Waroeng Nasi Puyung

Waroeng Nasi Puyung

Waroeng Nasi Puyung

Waroeng Nasi Puyung

Makanan

Nasi Puyung (9k) + Sate Pusut (2k/tusuk)

Nasi Puyung (9k) + Sate Pusut (2k/tusuk)

Waow, nasiii~ Sudah lama saya nggak ketemu sama nasi 😛 Sekilas nasi puyung ini mirip dengan nasi pedas ala Bali. Sayangnya yang saya makan ini kurang lengkap nihh … Isinya cuma nasi, kacang kedelai, dan suwiran ayam pedas aja. Menurut yang jual, sayurannya (tomat & kacang panjang) lagi kosong. Berhubung orang Jawa, ya saya cuma jawab sambil senyum, “Oh ya, nggak apa-apa.” Padahal aslinya ya tetep pengen ngicip yang versi komplet -,-

Lauknya pedas seperti dugaan saya semula. Yang begini ini bikin nasinya kemakan semua, padahal biasanya porsi segitu kebanyakan +_+ Minus mungkin ada pada kacang kedelai yang kurang kriuk-kriuk untuk selera saya. Sebagai tambahan lauk saya memesan 2 tusuk sate pusut yang terasa sangat eksotis karena parutan kelapanya.

Minuman

Es Teh (2k)

Es Teh (2k)

Saya mengharapkan ada menu minuman khas Lombok apaaa gitu. Berhubung nggak ada ya sudah, jadinya cuma pesen es teh. Sebenarnya rasanya biasa aja, tapi yang penting kan menjalankan fungsinya dengan baik: mengusir si rasa pedas 😛

Kesimpulan
. Lumayan buat referensi makanan khas Lombok selain ayam taliwang.
. Yang jual ramah banget deh. Sayangnya nggak selalu stand by di ruangan depan. Kalau mau pesan atau bayar jadi musti manggil-manggil dulu.
. Ke sini lagi? Kayaknya enggak, cuma pengen nyobain aja.
. Buka setiap hari (11.00–22.00 WIB)
. Parkir gratis

Waroeng Nasi Puyung
Jl. Wachid Hasyim No. 112, Nologaten
@naspuy

0

Java Beef Steak House

Hidup saya lagi nggak menarik untuk diceritakan, tapi gatel rasanya pengen menghidupkan blog ini lagi. Ketemu sudah solusinya: saya mau mulai mereview kuliner lagi :p Kayaknya juga nggak bakal sering-sering sih. Jajan-jajan ini juga cuma sebagai selingan dan hiburan dari salad sayur sehari-hari aja kok (Yes, I’m on a diet x)). Kuliner yang akan direview juga palingan yang lagi ada program diskon, huehehe.

Kuliner yang akan saya review kali ini namanya Java Beef Steak House yang terletak di Jalan Kusumanegara. Kalau nggak gara-gara diskon, nggak bakalan deh saya jajan sampai daerah sini. Lokasi persisnya ada di daerah sebelah timur TMP Kusumanegara, selatan jalan. Insya Allah nggak bakal kelewat: meski nyempil, warnanya oranye gonjreng. Restonya terdiri atas dua lantai, tapi saya milih di lantai bawah, di bagian pojok dekat jendela alias posisi ideal kalau makan sendirian, ihiks.

JB Steak House Jogja 1

Java Beef Steak House

Karena yang didiskon cuma Chicken Crispy Steak, jadilah menu itu yang saya pesan. Untuk minumnya, saya pilih yang kira-kira di tempat lain nggak ada: Es Cincau Strawberry.

Makanan

JB Steak House Jogja 2

Chicken Crispy Steak (11k)

Masalah si Chicken Crispy Steak di sini sama dengan crispy steak di tempat lain: tepungnya dominan dan mengalahkan si ayam. Rasanya jadi kayak makan gorengan dengan kuah steak. Kalau lagi pengen menilai sebuah steak house idealnya memang pesan steak yang versi original sih, bukan yang versi crispy.

Minuman

JB Steak House Jogja 3

Es Cincau Strawberry (6k)

Saya pikir stroberinya bakal berupa buah seger dengan cincau besar-besar gitu, hehe. Jadinya ya lumayan kecewa begitu minuman diantar dan mendapati sirup stroberi di dasar gelas dengan cincau yang diserut halus. Minuman seperti ini juga susah diatur kemanisannya gara-gara saya nggak telaten ngaduk x)

Kesimpulan
. Lumayan buat alternatif makan steak dengan harga terjangkau
. Tempatnya cukup luas (dua lantai)
. Kayaknya nggak ke sini lagi deh, lumayan jauh dari rumah
. Buka setiap hari (10.00–22.00 WIB)
. Parkir gratis

Java Beef Steak House
Jl. Kusumanegara No. 8, Yk
(0274) 412700
@JB_steakhouse

0

Songkhla

Kenapa ya restoran Thailand di Jogja pada ganti nama?

Belum lama ini saya terheran-heran sewaktu lewat Jalan Damai dan menemukan bahwa Pattaya sudah berganti nama menjadi Khao Pad. Eh, ternyata Phuket terdekat dari rumah (dekat UTY) juga sudah berganti nama menjadi Songkhla. Dari hasil nanya ke Mas Kasir sih Phuket yang berganti nama cuma yang di situ dan yang di Pandega, cabang lain enggak. Saya belum pernah ke Thailand (baik Phuket maupun ke Songkhla) dan kurang tahu perbedaan makanan dari kedua daerah tersebut. Masih kata Mas Kasir, sama sekali nggak ada perubahan menu, tetapi kayaknya ada menu baru yang dulu nggak saya temukan sewaktu masih bernama Phuket deh.

1

2 Songkhla Jogja
Jus Kacang Merah (10k)

3

Dari dulu saya suka dengan es kacang merah, tetapi sebenarnya kurang suka dengan sifatnya yang dimakan-sedikit-udah-bikin-kenyang. Di sinilah saya temukan solusinya: kacang merahnya dijus! Kenapa saya nggak pernah kepikiran sebelumnya ya? Ini merupakan jus kacang merah pertama saya dan seingat saya dulu Phuket nggak punya menu ini deh. Rasanya enak dan sesuai harapan saya: ringan di perut.

Udang Saus Tiga Rasa (31k) + Nasi Putih (4k)
4

5

Menu ini cenderung termasuk Chinese cuisine daripada Thai cuisine. Kenapa disebut udang saus tiga rasa tentunya karena ada tiga macam saus, tapi sausnya apa aja saya udah lupa, hehe …. Seingat saya sih isiannya selain udang goreng tepung (yang kulit dan kepalanya nggak diilangin dan bikin gatel di tenggorokan) ada nanas, jamur, cabe, bawang bombay, baby corn, saus tomat, dan taburan wijen. Rasanya sih enak, terutama kalau dimakan dengan nasi hangat. Sayangnya saya lupa kalau porsi makanan di Phuket Songkhla termasuk besar sehingga saya cuma sanggup makan sedikit dan sisanya minta bungkus.

Kue Udang (24k)
IMG_20140121_054542

Saya memesan kue udang ini untuk dibawa pulang. Seingat saya menu ini juga nggak ada di Phuket. Tapi ya nggak yakin juga karena IMO tampilan menu Phuket (dulu, entah sekarang) cenderung dipadatkan dan membingungkan :p Jadi mungkin saya aja yang nggak nemu. Kue udang ini semacam dadar udang dengan udang yang dihaluskan sampai lembuttt banget. Rasanya enak kok, meskipun menurut saya nggak istimewa-istimewa amat.

Songkhla
Jl. Ringroad Utara
Ruko Sumber Baru Square Kav. F
(0274) 4469701 | 081325746323

0

Kedai Boba

Yak, voucher makan pertama di tahun ini! 😀

Lama nggak beli voucher begini ilmu pilih-pilihnya jadi berkurang: musim ujan kok ya belinya voucher bubble drink :)) Paling minat sama voucher Kedai Boba ini karena merasa lokasinya paling dekat sama rumah, padahal ya nggak juga sih, cuma sama-sama Jogja coret aja :p

Kedai Boba ini letaknya di daerah selatan perempatan Wirobrajan, di sisi timur jalan, sebelumnya Sakola. Disebut “kedai” karena ukurannya memang minimalis.

boba

Selain faktor lokasi, pertimbangan beli voucher ini adalah karena ada pilihan voucher makan dan voucher minum. Jadi, kalau beli dua voucher itu tinggal duduk manis dan nggak usah bayar-bayar lagi 🙂 Nah, menu yang ditawarkan dengan voucher adalah Chicken Fire Bowl (13k) dan Boba Mixed Ice Choco Berry (10k).

boba 2

Seperti yang bisa diduga dari namanya, Chicken Fire Bowl ini pedesss! Isiann selain nasi dan saus pedas adalah sayuran kayak wortel, polong, dan jagung, secuil daging ayam, serta yang paling saya suka dan berbahaya: beberapa potong kulit ayam yang digoreng crispy. Nyammm!

Minumannya sendiri terlalu mengenyangkan untuk selera saya (dan nggak ada bubble-nya), tapi cocok banget buat mengusir pedas si fire bowl.

P.S. Buka pukul 10.00–21.00 WIB & parkir gratis :))

Kedai Boba
Jl. Kapten P.Tendean No.27
Wirobrajan
085702400100
@KedaiBoba

0

Iwak Jogja

Belakangan saya jarang makan di luar. Kalaupun jajan-jajan, seringnya ya di rumah makan yang nggak jauh-jauh amat dari rumah. Misalnya Iwak Jogja berikut ini. Meskipun terlihat selalu sepi setiap kali saya lewati, rumah makan yang berada di Jalan Kabupaten ini berhasil membahayakan saya karena selalu bikin saya nengok-nengok penasaran dari atas motor. Penampilannya udah kayak “rumah makan di kota”, tapi … kok cenderung sepi ya? Faktor lokasi? Yang begini ini justru bikin saya penasaran untuk mencoba.

Dibanding ikan, jujur saja saya lebih menyukai kepiting, cumi, atau udang. Karena biasanya rumah makan yang menawarkan menu ikan juga menawarkan trio seafood di atas, saya pikir Iwak Jogja juga melakukan hal serupa. Rupanya rumah makan ini cukup idealis dengan namanya dan hanya menjual menu serba iwak (ikan-red), mulai dari iwak lele, nila, bandeng, patin, bawal, kakap, selar, pihi, sampai iwak pitik (daging ayam-red)! Jawa banget deh ini pemiliknya :))

Menu Iwak Jogja 1Menu 2
Menu 3

Dari berbagai menu serba-ikan yang “saya nggak suka-suka amat” itu, ada satu menu yang ngawe-ngawe minta dipilih: sate ikan laut (15k). Sebagai tambahan saya juga memesan nasi putih (3k) dan es teh (3k). Karena menunggu proses pembakaran, saya cukup lama menunggu menu ini. Tapi gpp karena bau pembakarannya (yang ditaruh di depan) itu lho … Enak banget, bikin laperrr.

Iwak Jogja

Setelah es teh (yang terlalu manis untuk selera saya) tinggal separoh, barulah sate ikan laut dihidangkan. Dengan 15.000 saya mendapat 5 tusuk sate yang setiap tusuknya terdiri atas 3–4 irisan. Jadi harga per irisnya sekitar 1.000 rupiah. Rasanya enak deh … Nasi putihnya juga pulen. Memang cukup pedas untuk lidah culun saya, tapi menurut saya sih worth trying.

Iwak Jogja
Jl. Kabupaten (Selatan) No. 36 B-C, Sleman
(0274) 7007505